Kaldu Urea Indole BABIO membantu membedakan enterobakteri seperti E. coli dan Proteus berdasarkan produksi urease dan indole. Ideal untuk identifikasi mikroba di laboratorium klinis. Kunjungi situs web BABIO
Kaldu Urea Indole mengandung komponen penting sepertipepton, D(+) glukosa, L-triptofan, natrium klorida, Danurea. Bahan-bahan ini mendukung pertumbuhan bakteri dan aktivitas metabolismeurea(20,0 g/L) merangsang aktivitas urease danL-triptofan(1,0 g/L) memungkinkan produksi indole.Fenol merah(0,012 g/L) bertindak sebagai indikator pH, memberikan isyarat visual yang jelas untuk aktivitas urease.
Dengan pH optimal6,8 ± 0,2, kaldu ini menumbuhkan kondisi ideal untuk pertumbuhan urease dan enterobakteri penghasil indol. Hal ini sangat berguna untuk membedakan bakteri patogen dalam mikrobiologi klinis dan lingkungan penelitian, memastikan diagnosis yang akurat dan manajemen pasien yang efektif.
MenggabungkanKaldu Urea Indoleke dalam protokol laboratorium Anda meningkatkan efisiensi dalam identifikasiureaseDanorganisme penghasil indol, sepertiEscherichia coliDanspesies Proteus, menjadikannya alat yang sangat diperlukan untuk diferensiasi mikroba.
Untuk lebih jelasnya, kunjungiSitus resmi BABIO.